Wednesday , October 5 2022

Apakah Boleh Perempuan yang Sedang Haid Ikut Ziarah ke Kuburan?

Narasi.net – Ziarah kubur atau juga dikenal nyekar jadi salah satu tradisi yang dilaksanakan jelang Ramadan. Tetapi ada asumsi yang menyebut bahwa perempuan dilarang ikut ziarah kubur jika tengah haid atau menstruasi. Benarkah demikian?

Ziarah kubur atau nyekar merupakan kesibukan mendoakan orang-orang yang udah meninggal seperti keluarga atau kerabat. Tidak sebatas jelang Ramadan, tradisi ini bisa dilaksanakan kapan pun.

Berziarah ke makam dianjurkan oleh Rasulullah Saw, mengingat ada sejumlah hikmah di dalamnya. Salah satunya adalah jadi pengingat akan kematian agar bisa menyiapkan bekal untuk kehidupan di akhirat kelak.

Tapi bolehkah perempuan ikut ziarah kubur jika tengah haid atau menstruasi? Sekretaris PCNU Bandung, KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi mengatakan bahwa perempuan diperbolehkan lakukan ziarah kubur di dalam suasana kudus berasal dari haid atau tidak.

Menurut penjelasannya, ziarah kubur tidak termasuk didalam embargo pada perempuan haid.

“Larangan haid itu adalah salat, tawaf, menyentuh mushaf Al-Qur’An, membawa mushaf Al-Qur’An, membaca
Al-Qur’An, berdiam diri didalam Masjid, berpuasa, juga ditalak tidak bisa, lalu melewati masjid karena takut darahnya berceceran, dan orang haid juga dilarang bersetubuh. Tetapi, tidak ada larangan ziarah kubur bagi perempuan yang sedang haid.”

Hadis riwayat Imam Alhakim didalam kitab Almustadrak menyebutkan:

أَنَّ عَائِشَةَ أَقْبَلَتْ ذَاتَ يَوْمٍ مِنَ الْمَقَابِرِ فَقُلْتُ لَهَا: يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ، مِنْ أَيْنَ أَقْبَلْتِ؟ قَالَتْ: مِنْ قَبْرِ أَخِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، فَقُلْتُ لَهَا: أَلَيْسَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ؟ قَالَتْ: نَعَمْ، «كَانَ قَدْ نَهَى، ثُمَّ أُمِرَ بِزِيَارَتِهَا

“Sebuah hari Aisyah berkunjung ke kuburan. Lalu aku bertanya, ‘Wahai Ummul Mukmunin, kamu berasal dari mana? Dia menjawab, berasal dari kuburan saudaraku, Abdurrahman bin Abu Bakar. Aku bertanya lagi padanya, Bukankah Rasulullah Saw, sudah melarang ziarah kubur? Dia menjawab, ‘Benar, beliau memang pernah melarangnya sesudah itu beliau memerintahkannya.”

Nantikan kabar-berita lainnya yang akan kita sajikan dengan informasi yang terupdate juga terpercaya menurut berasal dari sumbernya.

Check Also

Number of Investors in Indonesia Compared to Foreign Countries

Number of Investors in Indonesia Compared to Foreign Countries

Narasi.net — Moderna market is one of Moderna's economic bases in any country, even in Indonesia. Moreover, the number of domestic investors in the Indonesia Stock Exchange (IDX) is also the acquisition of shares of large companies by Indonesian citizens. The larger the number of investors in Indonesia and the larger the domestic funds invested, [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.