Friday , August 12 2022

Pahami Macam-macam Indikator Forex! Mana yang Paling Akurat?

Narasi.net – Bagi yang ingin belajar Forex, mari ketahui macam-macam indikator Forex berikut ini. Supaya semakin akurat dan untung dalam investasi Forex

Selamat membaca…

Trading Forex

Membaca arah trend Forex bukan merupakan hal yang enteng.
Tetapi, keahlian untuk bisa memprediksi konvoi harga merupakan keahlian dasar bagi seorang trader.
Keahlian itu mampu menolong trader untuk meraih laba di dalam trading Forex.

Ada bermacam cara yang sanggup digunakan untuk mengenali trend di dalam trading.
Salah satu caranya adalah dengan menggunakan indikator-indikator Forex.

Memprediksi arah trend Forex bukan dengan menebak-nebak atau spekulasi tanpa dasar yang menyadari.

Oleh sebab tersebut, trader harus jalankan pemetaan proyeksi harga dengan ketetapan-ketetapan tertentu.

 

Indikator Forex

Ada beragam indikator-indikator Forex yang bisa dijadikan pilihan oleh para trader Forex. Berikut lebih dari satu indikator itu.

 

#1 Indikator Forex Trend Overlay

Indikator ini tampil menumpuk (Overlay) di atas candlestick.
Dengan begitu, indikator trend overlay ini bisa menginformasikan secara langsung perihal arah trend akhirnya.

Sebagian indikator yang terhitung di dalam trend overlay adalah sebagai berikut.

 

Moving Average (MA)

Indikator moving average merupakan indikator yang paling dasar dan seksama. Indikator ini juga biasanya dijadikan surat keterangan untuk analisa teknikal sehari-hari.
Menjadi, indikator ini sanggup dikatakan sebagai indikator yang kudu bagi para trader pemula.

Untuk garis moving average, Kamu juga bisa meningkatkan jumlah garis moving average untuk mampu menghasilkan frekuwensi trading crossover (Per-Potongan).
Cara menggunakan hasil frekuwensi trading crossover itu adalah dengan saksikan konvoi garis moving average yang periode-nya lebih pendek pada moving average yang periode-nya lebih panjang.

Moving average 20 untuk periode pendek dan moving average 50 untuk periode panjang.
Apabila moving average periode pendek bergerak ke atas dan memotong moving average periode panjang maka menandakan frekuwensi “Buy”.

Sedangkan jika moving average periode pendek bergerak ke bawah memotong moving average periode panjang maka menandakan frekuwensi “Sell”.

Untuk akhirnya, dengan tunggu terjadinya crossover antara moving average 20 dan moving average 50, trader mampu memprediksi arah trend Forex.

 

Bollinger Bands (BB)

Indikator kelanjutannya ada bollinger bands yang merupakan indikator seksama juga. Indikator ini adalah indikator pertumbuhan berasal dari moving average.
Garis sedang pada indikator bollinger bands adalah sederhana moving average 20. Sedangkan upper band dan lower band (Garis atas dan garis bawah) adalah deviasi berasal dari garis sedang itu.

Biasanya indikator trend bollinger bands ini digunakan oleh trader untuk tahu daya trend mutakhir.
Secara tehnis, ketika menghadapi resistance di upper band atau support di lower band maka daya trend untuk berlanjut ke salah satu arah akan teruji.

Arah trend Forex bisa diprediksi oleh trader ketika candlestick bergerak menembus lower band, dan membentuk periode tren menurun (Downtrend).

 

#2 Indikator Forex Trend Oscillator

Indikator ini muncul terpisah berasal dari konvoi harga.
Indikator ini juga bisa beri tambahan kabar berarti kepada trader untuk memprediksi arah trend Forex.
Dengan lewat dinamika konvoi garis oscillator pada patokan level tertentu.

 

Moving Average Convergence Divergence (MACD)

Indikator MACD merupakan salah satu indikator trend yang kerap diandalkan untuk alat penunjuk energi trend.
Apabila osilasi garis MACD dan garis frekuwensi berada di bawah titik 0 maka momentum downtrend masih dominan.

Sebaliknya, jika kedua garis itu berada di atas titik 0 maka menandakan uptrend.
Selama didalam posisi uptrend, semakin tinggi harganya naik maka semakin kuat tekanan penjual untuk turunkan harga.

Sedangkan di dalam tren menurun, semakin rendah harganya maka minat pembeli akan semakin besar supaya mendorong harga naik.

 

Relative Strength Index (RSI)

Indikator relative strength index merupakan indikator yang digunakan untuk menentukan suasana overbought atau oversold ketika selagi trend tengah berjalan.
Skala untuk indeks ini adalah berasal dari 0-100. Apabila garis menyentuh skala di atas 70 maka suasana pasar udah overbought (Suntuk beli).

Ketika garis menyentuh di bawah 30 maka pasar telah oversold (Jemu jual).
Apabila udah melewati batas zona overbought maka peluang harga untuk menurun berasal dari puncaknya tersebut besar.

Sedangkan jika harga udah melewati zona oversold maka potensi pembeli untuk mendorong harga naik berasal dari dasar trend semakin kuat.
Tapi, kelemahan berasal dari indikator ini adalah tidak dapat mendeteksi sejauh mana harga akan bertahan di zona oversold atau pun overbought.

Oleh sebab tersebut, trader juga harus antisipasi untuk menghadapi risiko salah prediksi apabila ternyata harga bertahan lama pada zona itu.
Sebagai salah satu solusinya, trader mampu menggunakan teknik divergensi indikator RSI untuk tingkatkan akurasi ketika memprediksi arah trend Forex.

 

#3 Indikator Trend Price Action

Layaknya indikator moving average, indikator price action juga terlihat menumpuk (Overlay) di atas grafik harga.
Tetapi, indikator ini sifatnya lebih subjektif. Mengapa demikian? Gara-gara trader mempunyai kebebasan sepenuhnya untuk mengatur penempatan-nya di chart.

Sedangkan keistimewaan berasal dari indikator ini adalah pada fleksibilitas-nya.
Trader bisa menghasilkan aturan entry and exit rules (Pembukaan dan penutupan) yang sesuai dengan keperluan trading pribadinya.

Tapi, gara-gara pengaturan yang nisbi tidak menentu maka seringkali trader pemula mengalami keraguan atau salah membaca frekuwensi indikator.

Dengan begitu, untuk menentukan eksekusi entry and exit rules untuk posisi trading yang ideal akan jadi semakin sulit.

Sebagian indikator yang terhitung di dalam indikator trend price action adalah sebagai berikut.

Fibonacci Retracement

Fibanacci retracement ini biasanya digunakan oleh trader profesional untuk mengukur energi trend di dalam proses analisa.

Indikator ini menambahkan berita mengenai pada level berapa harga mulai bergerak ulang searah tren primer sehabis mengalami koreksi kala.

Jika harga memantul pada level retracement 38,2Prosen maka harga diprediksi akan melaju kencang untuk melanjutkan trend primer.

Jika pada 50Prosen, trend diprediksi akan melanjutkan trend primer dengan momentum normal.
Sedangkan jika di level 61,8Prosen maka trend primer diprediksi udah melemah dan koreksi telah layak untuk dipertimbangkan sebagai tren pembalikan.

Trendline

Indikator ini digunakan untuk mengantisipasi kapan breakout atau bounce bisa berjalan selama trend tengah menguji level resistance atau support.

Ketika situasi trend bergerak naik, maka peluang beli lebih menguntungkan sementara candlestick memantul berasal dari level support.

Pada akhirnya, posisi beli itu bisa ditutup ketika mendekati level resistance.

 

Elliott Wave

Taraf kesulitan Elliott wave (Gelombang Elliott) lebih tinggi.
Trader harus menentukan sendiri letak masing-masing fraktal. Menjadi, penggunaannya lebih subjektif.

Memilih Indikator untuk Trading Forex

Sesudah membaca artikel ini, maka Kamu kini udah mengerti indikator apa saja yang ada pada trading Forex, bukan?

Tiap-tiap indikator, punya keistimewaan dan kekurangannya masing-masing. Kamu sanggup memilih indikator yang disesuaikan dengan keperluan Kamu.

Berasal dari beragam indikator yang ada, Kamu bisa memilih atau kombinasi-kan sebagian indikator untuk memprediksi arah trend Forex supaya lebih seksama.

Untuk ilmu Kamu, Finansialku berikan video berikut ini sebagai surat keterangan tambahan Kamu perihal investasi. Silakan di tonton.

Jika Kamu tertarik untuk memulai trading komoditas atau valuta asing (Valas), yuk join komunitas trading Finansialku. Dipandu mentor yang sudah berpengalaman lebih berasal dari 20 th dan sudah diikuti lebih berasal dari 100 member aktif.

Dapatkan&Nbsp;Free coaching rutin dan konsultasi secara gratis dengan mentor. Caranya gampang, lumayan join di sini traders Lab Finansialku.

Jika Kamu memiliki tujuan keuangan tetapi bingung cara wujudkannya, Yuk diskusikan keuangan Kamu bersama dengan Perencana Keuangan Finansialku untuk mampu solusinya. Gunakan fitur Konsultasi Keuangan di aplikasi Finansialku.

 

Penutup

Nah hanya itulah yang bisa admin sampaikan, semoga bisa bermanfaat . terimakasih sudah membaca artikel ini , tetap konsisten karena usaha tidak akan menghianati hasil.

Check Also

Ide Dekorasi Teras Rumah Kecil yang Cantik dan Fungsional

Ide Dekorasi Teras Rumah Kecil yang Cantik dan Fungsional

Narasi.net — Ide Dekorasi Teras Rumah Kecil Yang Cantik dan Fungsional, Lahan dan pekarangan yang sempit terkadang menjadi kendala dalam mendesain sebuah rumah. Tidak jarang orang merasa kewalahan karena tidak mampu menata kursi taman, meja, atau beragam tanaman cantik. Namun, ternyata ada beberapa dekorasi teras rumah kecil yang bisa Anda gunakan untuk memperindah properti Anda. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.